Sabtu, 02 Februari 2013

#2

Rindu, rindu kepadamu wahai sosok kekasih pujaan hati penenang jiwa ini... telah berapa lama kita tidak berjumpa bertatap muka saling bertegur sapa? apakah kau merindukan hal itu? atau kau mengabaikannya? atau bahkan mengganggap itu sebagai sampah yang tak berarti? Aku tak tahu apa jawaban sebenarnya... aku tidak akan memaksamu untuk merindukan diriku, sedikitpun tidak..
bagaimanakah rasanya ketika segala rasa rindu yang telah tersimpan terlalu lama tak kunjung diungkapkan ternyata tidak sampai kepada orang yang dirindu? sedihkah? kecewakah? aku tak tahu menahu apa yang seharusnya dilakukan ketika itu semua terjadi.. aku tak memikirkan resiko terbesar apa yang akan kuhadapi... aku siap sakit karna rindu, aku siap menunggu rindu itu terbalaskan.. karna kuyakin hanya dirimu yang mampu membuat rinduku sirna seketika ketika kita sedang berdua mesra memandangi langit penuh bintang yang berkelap kelip indah bagaikan sebuah permainan jiwa... ingin ku ucapkan kepadamu tapi apa daya lidah terasa ngilu, aku takut kau mengabaikan perkataanku dan menganggapnya secara langsung didepan mataku sayaang.. aku akan mengatakan lewat sini, lewat hati dan kesetiaanku menantimu kekasih.. aku sangat merindukan dirimu :'')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar