Kamis, 28 Februari 2013

Menunggu

Selamat malam kekasih pujaan hatiku, bagaimana kabarmu hari ini sayang? Baik-baik sajakah? Aku harap begitu...
Malam ini bulan dan bintang bersinar dengan indahnya menghiasi langit malam yang gelap berselimutkan awan-awan tipis pembawa angin yang mampu membekukan tubuhku... Cahaya bulan dan bintang tak mampu menghangatkan tubuhku, tak sehangat pelukanmu sayang
Kapankah kau kembali sayangku? Kembali kedalam pelukanku lagi... Raga ini rindu akan sentuhanmu, jiwaku rindu akan kehadiran separuh jiwanya, hatiku merindukan getaran-getaran cinta darimu, jantungku merindukan kembali sensasi-sensasi aneh jika berada didekatmu sayang...
Kepergianmu terlalu cepat bagiku... Kedatanganmu sangatlah kutunggu... kau pergi sudah terlalu lama sayaaang... tak rindukah kau kepadaku? Kapan kau kembali seperti waktu dulu? membelaiku mesra hingga merasuk ke rohku. Tapi, tenang sayang.. aku akan setia menunggumu sampai waktunya benar-benar tiba (semoga ada). Aku akan menyiapkan ruang kosong didalam hatiku, tak akan kuizinkan siapapun selain kamu masuk kedalamnya kasih..
disini, ditempat ini, aku akan tetap menunggumu dalam kesendirianku, sepi dan gelapnya hidupku sayaang... Lekaslah kembali~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar